(1) Degradasi Ia Han Hutan Indonesia Yang Pernah Mencapai 2,8 Juta Hektar Pertahun Atau Setara Dengan Tiga Lapangan Bola Permenit, Telah Mengakibatkan Total Kerusakan Hutan Sebesar 60 Juta Hektar Atau Setara Dengan Ribuan Kali Luas Singapura. (2) Penggundulan Hutan Yang Mengakibatkan Penurunan Kemampuan Hutan Untuk Menyerap C02 Di Udara Menyebabkan Pencepatan Pemanasan Bumi Kita. (3) Untuk Wilayah Tropika Yang Didukung Oleh Curah Hujan Yang Tinggi Secara Konstan, Menjadikan Wilayah Kita Mempunyai Produktivitas Biomassa Tertinggi Di Dunia, Yaitu Sekitar 750 Gc/m2/tahun Sehingga Mempunyai Kemampuan Menyerap Karbon Yang Juga Tertinggi Di Dunia. (4) Dengan Demikian, Hutan Tropika Kita Merupakan Harapan Besar Untuk Mengerem Laju Pemanasan Global. (5) Usikan Kecil Di Wilayah Tropika Telah Mengakibatkan Dampak Besar Bagi Bumi Ini. (6) Kita Bisa Punya Peran Besar Untuk Menanam Pohon Sebanyak-banyaknya Di Sekitar Kita Agar Lingkungan Kita Sendiri Juga Bisa Lebih Sejuk, Segar, Indah Nan Nyaman.

Halo kawan kawan,

Mari kita bahas soal berikut ini

 

Soal:

(1) Degradasi Ia han hutan Indonesia yang pernah mencapai 2,8 juta hektar pertahun atau setara dengan tiga lapangan bola permenit, telah mengakibatkan total kerusakan hutan sebesar 60 juta hektar atau setara dengan ribuan kali luas singapura. (2) Penggundulan hutan yang mengakibatkan penurunan kemampuan hutan untuk menyerap C02 di udara menyebabkan pencepatan pemanasan bumi kita. (3) Untuk wilayah tropika yang didukung oleh curah hujan yang tinggi secara konstan, menjadikan wilayah kita mempunyai produktivitas biomassa tertinggi di dunia, yaitu sekitar 750 gC/m2/tahun sehingga mempunyai kemampuan menyerap karbon yang juga tertinggi di dunia. (4) Dengan demikian, hutan tropika kita merupakan harapan besar untuk mengerem laju pemanasan global. (5) Usikan kecil di wilayah tropika telah mengakibatkan dampak besar bagi bumi ini. (6) Kita bisa punya peran besar untuk menanam pohon sebanyak-banyaknya di sekitar kita agar lingkungan kita sendiri juga bisa lebih sejuk, segar, indah nan nyaman.

Dalam teks di atas terdapat kata bentukan yang tidak sesuai dengan konteks kalimat, yaitu …
(A) kalimat (1)
(B) kalimat (2)
(C) kalimat (3)
(D) kalimat (4)
(E) kalimat (5)

Jawaban:

Jawaban yang tepat adalah pilihan A.

Penjelasan:

Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menulis kalimat efektif.
1. Kehematan kata: kata yang digunakan dalam kalimat harus cermat, tidak boros, dan harus berhati-hati baik secara penggunaan kata maupun makna.
2. Ketepatan: informasi yang disampaikan harus sesuai dengan sasaran dan tidak menimbulkan makna ganda (ambigu), tidak jelas, dan membingungkan pembaca.
3. Kejelasan struktur: struktur dalam kalimat harus jelas dan lengkap strukturnya, minimal terdiri dari subjek dan predikat sehingga pembaca lebih mudah memahami isi dari kalimat tersebut.
4. Kesejajaran: struktur yang digunakan dalam kalimat harus paralel, sama, atau sederajat.
5. Ketegasan: informasi yang disampaikan dalam kalimat merupakan informasi inti saja, tidak berbelit, dan disampaikan secara sederhana.

Bentukan kata yang tidak tepat terdapat pada kata “permenit” dalam kalimat (1) “Degradasi Ia han hutan Indonesia yang pernah mencapai 2,8 juta hektar pertahun atau setara dengan tiga lapangan bola permenit ….” Kata “per” dalam “permenit” bukan menunjukkan imbuhan, melainkan kata dasar. Kata tersebut bermakna ‘tiap-tiap’.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan A.
 

Semoga jawaban dan penjelasan diatas dapat membantu kawan belajar ya. apabila ada pertanyaan silakan berkomentar dibawah ini.

 

Salam sukses selalu

 

Leave a Comment