(1) Udang Cantik Harlequin … . Sulawesi Dengan Nama Caridina Woltereckae Masuk Ke Dalam Daftar … Kritis Yang Terancam Punah Oleh International Union For Conservation Of Nature (iucn). (2) Namun, Masih Banyak Orang Indonesia Yang Belum Mengenal Spesies Ini. (3) Dilansir Dari Siaran Pers Resmi Lipi, Selasa (17/9/2019), Pertama Kali Ditemukan Pada Tahun 2009 Di Danau Towuti, Sulawesi Selatan Oleh Peneliti Pusat Penelitian Biologi Lipi, Daisy. (4) Daisy Menjelaskan Bahwa Caridina Merupakan Nama Genus, Sedangkan Nama Spesies Woltereckae Adalah Penghormatan Untuk Jasa Peneliti Udang-udangan, Eva Woltereck. (5) Selain Menemukan C. Woltereckae, Daisy Juga Menemukan Caridina Mahalona Di Komplek Danau Malili, Sulawesi Selatan Dan Caridina Longidigita Di Danau Paso, Sulawesi Tengah. (6) Udang C. Woltereckae Mudah Dikenali Dari Perpaduan Corak Warna Tubuh Yang Cantik Dengan Dominasi Merah Maroon Dan Putih. (7) Namun, Karena Keca Ntikannya Itulah, Spesies Udang Yang Satu Ini Jadi Banyak Diburu Dan Dijual Oleh Pedagang Ikan Hias. (8) Selain Itu, Banyaknya Ikan Invasif Yang Ada Dan Memburuknya Kualitas Habitat Danau Makin Memperparah Kondisi Keberadaan Udang Hias Ini.

Halo kawan kawan,

Mari kita bahas soal berikut ini

 

Soal:

(1) Udang cantik harlequin … . Sulawesi dengan nama Caridina woltereckae masuk ke dalam daftar … kritis yang terancam punah oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN). (2) Namun, masih banyak orang Indonesia yang belum mengenal spesies ini. (3) Dilansir dari siaran pers resmi LIPI, Selasa (17/9/2019), pertama kali ditemukan pada tahun 2009 di Danau Towuti, Sulawesi Selatan oleh peneliti Pusat Penelitian Biologi LIPI, Daisy. (4) Daisy menjelaskan bahwa Caridina merupakan nama genus, sedangkan nama spesies woltereckae adalah penghormatan untuk jasa peneliti udang-udangan, Eva Woltereck. (5) Selain menemukan C. woltereckae, Daisy juga menemukan Caridina mahalona di komplek danau Malili, Sulawesi Selatan dan Caridina longidigita di danau Paso, Sulawesi Tengah. (6) Udang C. woltereckae mudah dikenali dari perpaduan corak warna tubuh yang cantik dengan dominasi merah maroon dan putih. (7) Namun, karena keca ntikannya itulah, spesies udang yang satu ini jadi banyak diburu dan dijual oleh pedagang ikan hias. (8) Selain itu, banyaknya ikan invasif yang ada dan memburuknya kualitas habitat danau makin memperparah kondisi keberadaan udang hias ini.

(9) LIPI telah menjadikan Caridina woltereckae sebagai salah satu ikon seri perangko satwa nusantara dalam rangka peringatan 125 tahun Museum Zoologi Bogar.

Sumber: https://nationalgeographic.grid .id.

50. Penyebab ketidakefektifan kalimat ketiga adalah …
(A) terdapat kata mubazir
(B) penulisan ejaan maupun huruf kapital yang salah
(C) penggunaan kata depan yang salah
(D) tidak memiliki subjek
(E) memiliki predikat lebih dari satu

Jawaban:

Jawaban dari pertanyaan di atas adalah D. tidak memiliki subjek.

Penjelasan:

Kalimat tidak efektif adalah kalimat yang susunan kalimatnya tidak dapat dipahami dengan baik. Kalimat tidak efektif tidak bisa memunculkan pesan yang lengkap dan jelas bagi pembaca atau pendengar.

Berikut ciri-ciri kalimat tidak efektif.
1. Unsur kalimat tidak jelas.
2. Boros kata.
3. Penggunaan ejaan tidak sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
4. Tidak memuat ide pokok.
5. Tidak memiliki subjek.

Kalimat ketiga, yakni “Dilansir dari siaran pers resmi LIPI, Selasa (17/9/2019), pertama kali ditemukan pada tahun 2009 di Danau Towuti, Sulawesi Selatan oleh peneliti Pusat Penelitian Biologi LIPI, Daisy.” termasuk kalimat tidak efektif karena tidak memiliki subjek. Dalam kalimat tersebut tidak dijelaskan apa subjek yang pertama kali ditemukan pada tahun 2009.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D. tidak memiliki subjek.
 

Semoga jawaban dan penjelasan diatas dapat membantu kawan belajar ya. apabila ada pertanyaan silakan berkomentar dibawah ini.

 

Salam sukses selalu

 

Leave a Comment