Apakah Yang Di Maksud Dengan Pantun Gurindam Dan Syair

Halo kawan kawan,

Mari kita bahas soal berikut ini

 

Soal:

apakah yang di maksud dengan pantun gurindam dan syair

Jawaban:

Halo Keysa R.

Pantun adalah bentuk puisi Indonesia (Melayu), tiap bait (kuplet) biasanya terdiri atas empat baris yang berpola (a-b-a-b), tiap larik biasanya terdiri atas empat kata, baris pertama dan baris kedua biasanya untuk tumpuan (sampiran) saja dan baris ketiga dan keempat merupakan isi. Gurindam adalah sajak dua baris yang mengandung petuah atau nasihat (misalnya baik-baik memilih kawan, salah-salah bisa jadi lawan). Sementara, syair adalah puisi lama yang tiap-tiap bait terdiri atas empat larik (baris) yang berakhir dengan bunyi yang sama.

Penjelasan:

Puisi rakyat adalah kesusastraan tradisional yang warisan nenek moyang yang mengandung nilai-nilai yang berkembang pada masyarakat. Puisi rakyat memiliki pesan moral dan budi pekerti. Puisi lama bersifat anonim sehingga tidak diketahui siapa pengarangnya sebab disampaikan melalui mulut ke mulut.

Berikut adalah beberapa jenis puisi rakyat.
1. Pantun: bentuk puisi Indonesia (Melayu), tiap bait (kuplet) biasanya terdiri atas empat baris yang berpola (a-b-a-b), tiap larik biasanya terdiri atas empat kata, baris pertama dan baris kedua biasanya untuk tumpuan (sampiran) saja dan baris ketiga dan keempat merupakan isi.
2. Gurindam: sajak dua baris yang mengandung petuah atau nasihat (misalnya baik-baik memilih kawan, salah-salah bisa jadi lawan). Tiap baris memiliki jumlah kata sepuluh sampai empat belas suku kata. Gurindam memiliki pola a-a, b-b, c-c. Baris pertama berupa soal, masalah, atau perjanjian. Sementara, baris kedua berisi nasihat, filosofi hidup, atau kata mutiara.
3. Syair: puisi lama yang tiap-tiap bait terdiri atas empat larik (baris) yang berakhir dengan bunyi yang sama. Tiap baris berisi delapan sampai dua belas suku kata. Syair memiliki pola a-a-a-a. Setiap baris pada syair adalah isi.

Dengan demikian, pantun adalah bentuk puisi Indonesia (Melayu), tiap bait (kuplet) biasanya terdiri atas empat baris yang berpola (a-b-a-b), tiap larik biasanya terdiri atas empat kata, baris pertama dan baris kedua biasanya untuk tumpuan (sampiran) saja dan baris ketiga dan keempat merupakan isi. Gurindam adalah sajak dua baris yang mengandung petuah atau nasihat (misalnya baik-baik memilih kawan, salah-salah bisa jadi lawan). Sementara, syair adalah puisi lama yang tiap-tiap bait terdiri atas empat larik (baris) yang berakhir dengan bunyi yang sama.

 

Semoga jawaban dan penjelasan diatas dapat membantu kawan belajar ya. apabila ada pertanyaan silakan berkomentar dibawah ini.

 

Salam sukses selalu

 

Leave a Comment