Bacalah Teks Di Bawah Ini Untuk Menjawab Pertanyaan Nomor 23 – 26!

Halo kawan kawan,

Mari kita bahas soal berikut ini

 

Soal:

Bacalah teks di bawah ini untuk menjawab pertanyaan nomor 23 – 26!

Oka Rusmini merupakan seorang pengarang asal Bali yang hidup di tengah kebudayaan Bali. Tulisan-tulisan Rusmini pun tidak pernah lepas kebudayaan masyarakat Bali. Karya Rusmini dengan tegas mengkritik masyarakat Bali yang memegang teguh budaya patriarki. Perhatian Oka Rusmini mengenai perempuan dan bias gender yang terjadi di masyarakat Bali ia tuangkan berbagai jenis karya sastra seperti novel, cerpen, dan puisi. Warna Kita: Seratus Puisi Pilihanmerupakan salah satu karya Oka Rusmini berupa kumpulan puisi. Kumpulan puisi ini berisi seratus puisi yang diciptakan Rusmini antara tahun 1990-1998.

Dalam kumpulan puisi ini, Rusmini membuka wawasan masyarakat Indonesia tentang kenyataan bahwa posisi perempuan Indonesia pada saat itu belumlah sempurna. Seperti halnya perempuan lain di seluruh dunia, posisi perempuan Indonesia masih berada…. posisi bawah (Muniarti, 2004).

Dalam karyanya, Rusmini mengangkat keadaan masyarakat Bali yang menjunjung tinggi budaya partiarki. Hal ini terlihat dari sistem masyarakat yang lebih mengutamakan laki-laki ketimbang perempuan. Laki-laki adalah “Purusa” yang memegang silsilah dan merupakan ahli waris keluarga. Seorang wanita dianggap”tidak sempurna”apabila ia tidak menikah, tidak memiliki anak, dan tidak memiliki anak laki-laki.

24. Penulisan judul buku dalam teks tersebut salah dan dapat diperbaiki dengan .. .
A. “Warna Kita: Seratus Puisi Pilihan”
B. Warna Kita: Seratus Puisi Pilihan
C. “Warna Kita: seratus puisi pilihan”
D. WarnaKita:seratuspuisipilihan
E. “Warna Kita, Seratus Puisi Pilihan”

Jawaban:

Jawabannya adalah A.

Penjelasan:

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), judul adalah kepala karangan (cerita, drama, dan sebagainya); tajuk.

Berikut merupakan cara penulisan judul menurut Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI):
1. Setiap kata pada judul diawali dengan huruf kapital atau huruf besar. Akan tetapi ada pengecualian, silakan lihat poin berikutnya.
2. Gunakan huruf kecil semua pada kata yang sifatnya partikel, yaitu kata penghubung (konjungsi), kata depan (preposisi), dan kata seruan perasaan (interjeksi). Contohnya pada kata berikut: dari, ke, di, pun, pada, kepada, jika, maka, agar, supaya, hingga, sebagai, terhadap, karena, yang.
3. Gunakan huruf kapital di awal setiap kata ulang yang katanya sama. Contohnya: Undang-Undang, Orang-Orang, Teman-Teman.
4. Gunakan huruf kapital hanya di awal kata pertama pada kata ulang yang berubah bunyi dan juga kata ulang berimbuhan. Contoh kata ulang berubah bunyi: Sayur-mayur, Lauk-pauk, dll. Contoh kata ulang berimbuhan: Terbirit-birit, Kejar-mengejar, Tergopoh-gopoh, Kejar-mengejar, Berlari-lari.
5. Apabila berada di tengah kalimat, maka judul diapit oleh tanda baca petik dua (“”).

Berdasarkan penjelasan tersebut, penulisan judul buku dalam teks tersebut salah dan dapat diperbaiki dengan penambahan tanda petik dua (“”) menjadi “Warna Kita: Seratus Puisi Pilihan” karena judul buku tersebut berada di dalam kalimat.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.

 

Semoga jawaban dan penjelasan diatas dapat membantu kawan belajar ya. apabila ada pertanyaan silakan berkomentar dibawah ini.

 

Salam sukses selalu

 

Leave a Comment