Bagaimana Posisi Bulan Saat Terjadi Fase Bulan Purnama Dan Bulan Mati !

Halo kawan kawan,

Mari kita bahas soal berikut ini

 

Soal:

Bagaimana posisi bulan saat terjadi fase bulan purnama dan bulan mati !

Jawaban:

Jawaban yang benar:
– Bulan purnama : posisi matahari, bumi, dan bulan, berada pada satu garis lurus. Cahaya matahari yang seharusnya menyinari bulan, tertutup oleh bumi yang ukurannya lebih besar. Sehingga, bulan terlihat bulat sempurna.
– Bulan mati : posisi bulan berada di tengah matahari dan bumi. Cahaya matahari yang seharusnya menyinari bumi terhalang oleh bulan. Sehingga, bagian bulan yang menghadap bumi tidak terkena cahaya matahari. Hal ini mengakibatkan bulan seolah-olah tidak terlihat sama sekali.

Fase bulan merupakan perubahan bentuk bulan jika dilihat dari bumi. Perubahan ini bisa terjadi karena di luar angkasa, bulan selalu berputar mengelilingi bumi (revolusi bulan).

Fase-fase bulan dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Fase New Moon (Bulan Baru/Bulan Mati) : pada fase ini, bulan berada di tengah matahari dan bumi. Cahaya matahari yang seharusnya menyinari bumi terhalang oleh bulan. Sehingga, bagian bulan yang menghadap bumi tidak terkena cahaya matahari. Hal ini mengakibatkan bulan seolah-olah tidak terlihat sama sekali.
2. Fase Waxing Cresent (Bulan Sabit Awal) : pada fase ini bagian bulan yang terkena cahaya matahari hanya kurang dari setengah. Hal ini menyebabkan bulan terlihat seperti sabit.
3. Fase First Quarter (Paruh Awal) : pada fase ini, bulan berada di seperempat lingkaran dari posisi awal. Posisi ini mengakibatkan matahari menyinari setengah bagian dari bulan dan membuat bulan berbentuk setengah lingkaran.
4. Fase Waxing Gibbous (Cembung Awal) : pada fase ini bulan berada agak di belakang bumi. Hal ini menyebabkan bagian bulan yang terkena cahaya matahari adalah ¾-nya. Sehingga, bulan berbentuk cembung .
5. Full Moon (Bulan Purnama) : pada fase ini, matahari, bumi, dan bulan, berada pada satu garis lurus. Cahaya matahari yang seharusnya menyinari bulan, tertutup oleh bumi yang ukurannya lebih besar. Sehingga, bulan terlihat bulat sempurna.
6. Wanning Gibbous (Cembung Akhir) : pada fase ini pergerakan bulan terus mengarah ke barat. Sehingga, cahaya matahari sedikit tertutup oleh bumi. Hal ini menyebabkan bulan terlihat cembung (3/4 bagian bulan) dari bumi.
7. Third Quarter (Paruh Akhir) : pada fase ini, cahaya matahari menyinari setengah bagian bulan. Sehingga, bulan terlihat setengah lingkaran.
8. Wanning Cresent (Bulan Sabit Akhir) : fase ini merupakan saat di mana bulan kembali berbentuk sabit. Saat ini, bulan sudah hampir mengitari bumi sebanyak satu putaran penuh.

Jadi, jawaban yang benar:
– Bulan purnama : posisi matahari, bumi, dan bulan berada pada satu garis lurus. Cahaya matahari yang seharusnya menyinari bulan, tertutup oleh bumi yang ukurannya lebih besar. Sehingga, bulan terlihat bulat sempurna.
– Bulan mati : posisi bulan berada di tengah matahari dan bumi. Cahaya matahari yang seharusnya menyinari bumi terhalang oleh bulan. Sehingga, bagian bulan yang menghadap bumi tidak terkena cahaya matahari. Hal ini mengakibatkan bulan seolah-olah tidak terlihat sama sekali.

 

Semoga jawaban diatas dapat membantu kawan belajar ya. apabila ada pertanyaan silakan berkomentar dibawah ini.

 

Salam sukses selalu

 

Leave a Comment