Cecep : “terserah. Yang Jelas, Aku Punya Uang. Kapan Waktu Bisa Makan Enak, Me Ro Kok, Dan (tertawa Mengejek) Mengapa Harus Melabuhkan Diri Hanya Pada Istri Di Kampung (membuang Puntung, Menginjaknya, Kemudian Berjalan Sambil Bersiul).

Halo kawan kawan,

Mari kita bahas soal berikut ini

 

Soal:

Cecep : “Terserah. Yang jelas, aku punya uang. Kapan waktu bisa makan enak, me ro kok, dan (tertawa mengejek) mengapa harus melabuhkan diri hanya pada istri di kampung (membuang puntung, menginjaknya, kemudian berjalan sambil bersiul).

Penggalan drama di atas menggambarkan karakter tokoh yang ….
A. sombong
B. egois
C. materialistis
D. sempit hati
E. pemarah

Jawaban:

Jawaban yang tepat adalah A.

Penjelasan:

Penokohan merupakan cara pengarang menggambarkan watak, karakter, dan sikap pelaku cerita.

Terdapat dua cara penggambaran watak tokoh, yakni:
1. Teknik analitik, yaitu penggambaran tokoh secara langsung oleh pengarang.
2. Teknik dramatik, yaitu melalui penggambaran fisik dan perilaku tokoh, penggambaran lingkungan kehidupan tokoh, dialog tokoh, pengungkapan jalan pikiran tokoh, dan penggambaran oleh tokoh lain.

Berdasarkan penjelasan tersebut, penggalan drama di atas menggambarkan karakter tokoh yang sombong. Hal ini terlihat secara dramatik melalui dialog tokoh Marni, yakni “Terserah. Yang jelas, aku punya uang. Kapan waktu bisa makan enak, me ro kok, dan (tertawa mengejek) mengapa harus melabuhkan diri hanya pada istri di kampung (membuang puntung, menginjaknya, kemudian berjalan sambil bersiul).” Cuplikan tersebut mengisyaratkan tokoh Cecep yang sombong karena memiliki uang hingga tidak memedulikan istrinya.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.
 

Semoga jawaban dan penjelasan diatas dapat membantu kawan belajar ya. apabila ada pertanyaan silakan berkomentar dibawah ini.

 

Salam sukses selalu

 

Leave a Comment