Dalam berjuang mengusir penjajahan belanda para pejuang perang banjar mengangkat sumpah yaitu “haram manyarah waja sampai kaputing”adapun makna dari sumpah ini adalah ….

Halo kawan kawan,
Mari kita bahas persoalan berikut ini

Soal:

Dalam berjuang mengusir penjajahan belanda para pejuang perang banjar mengangkat sumpah yaitu “haram manyarah waja sampai kaputing”adapun makna dari sumpah ini adalah ….
a. para pejuang pantang mundur dalam berjuang
b. perang banjar sebagai perang suci
c. perang banjar sebagai jihad dijalan allah
d. para pejuang tidak akan menyerah dalam mengusir kaum kafir
e. para pejuang tidak akan menyerah sampai titik darah penghabisan

Jawaban:

e. para pejuang tidak akan menyerah sampai titik darah penghabisan.

Penjelasan:

Perjuangan para pejuang Banjar di bawah pimpinan Pangeran Antasari pada 28 April 1859 dilakukan dengan tujuan untuk mengusir Belanda. Mereka melakukan penyerangan terhadap Belanda di Benteng Oranye Nassau.

Dalam Perang Banjar, Pangeran Antasari sebagai pimpinan muncul sebagai sosok yang mengutamakan kerjasama dan saling tolong menolong agar dapat menyelamatkan kerajaan Banjar dari tangan Belanda.

Dalam perjuangan ini bersama para pejuang Banjar, Pangeran Antasari pernah mengucapkan sumpah yang berbunyi “Haram Manyarah Waja Sampai Kaputing”. Sumpah ini memiliki arti bahwa perjuangan dipandang haram kalau menyerah kepada Belanda.

Oleh karena itu perjuangan harus diteruskan sampai tercapai apa yang dicita-citakan yaitu tanah Banjar bebas dari penjajahan. Sumpah tersebut, bagi Pangeran Antasari dan pengikutnya merupakan suatu ikrar yang harus ditaati.

Dengan demikian, sumpah “Haram Manyarah Waja Sampai Kaputing” memiliki arti bahwa perjuangan dipandang haram kalau menyerah kepada Belanda.

 

 

Semoga jawaban atau penjelasan diatas dapat membantu kawan kawan ya. apabila ada pertanyaan silakan berkomentar dibawah ini.

Salam sukses selalu

 

Leave a Comment