Diketahui potensial reduksi sebagai berikut : Cr3+ + 3e- → Cr E°= -0,44 V Zn²+ + 2e → Zn E°= -0,76 v Besarnya E°sel dari reaksi 2 Cr3+ + 3 Zn → 2 Cr + 3 Zn 3+ adalah..

Halo kawan kawan,

Mari kita bahas persoalan berikut ini

 

Soal:

Diketahui potensial reduksi sebagai berikut : Cr3+ + 3e- → Cr E°= -0,44 V
Zn²+ + 2e → Zn E°= -0,76 v
Besarnya E°sel dari reaksi 2 Cr3+ + 3 Zn → 2 Cr + 3 Zn 3+ adalah..

 

Jawaban:

*Ingat! ingat!
E° yang paling besar merupakan redukis (katoda)
E° yang paling kecil merupakan oksidasi (anoda)

Maka, bisa kita ketahui katodanya adalah Zn dan anodanya adalah Cr. Selanjutnya tinggal kita hitung E°sel-nya.

E°sel = E°katoda – E°anoda
E°sel = – 0,44 – (- 0,76)
E°sel = 0,32 V
+ 0,32 V
Adanya arus listrik berupa aliran elektron pada sel volta disebabkan oleh adanya beda potensial antara kedua elektrode yang disebut juga dengan potensial sel (Esel) ataupun gaya gerak listrik (ggl) atau electromotive force (emf). Potensial sel yang diukur pada keadaan standar (suhu 25°C dengan konsentrasi setiap produk dan reaktan dalam larutan 1 M dan tekanan gas setiap produk dan reaktan 1 atm) disebut potensial sel standar (E°sel). Nilai potensial sel sama dengan selisih potensial kedua elektrode. Menurut kesepakatan, potensial elektrode standar mengacu pada potensial reaksi reduksi.

• E°sel = E°katode – E°anode
Katode adalah elektrode yang memiliki nilai E° lebih besar (positif), sedangkan anode adalah elektrode yang memiliki nilai E° lebih kecil (negatif).
E°sel = E°katode – E°anode
E°sel = – 0,44 – ( -0,76)
E°sel = +0,32 V

 

 

 

 

 

Semoga jawaban atau penjelasan diatas dapat membantu kawan kawan ya. apabila ada pertanyaan silakan berkomentar dibawah ini.

 

Salam sukses selalu

Leave a Comment