Kumpulan soal pelajaran Sosiologi untuk sekolah menengah atas

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas soal soal pelajaran sosiologi untuk sekolah menengah atas. Adapun materi soal adalah sebagai berikut

 

soal: mengapa manusia disebutsebagai makhluk sosial?

jawaban:

karena manusia membutuhkan orang lain untuk bertahan hidup. untuk bertahan hidup manusia memerlukan proses sosialisasi dengan manusia lain. sebagai contoh, bayi memerlukan proses sosialisasi primer dengan orangtua untuk belajar mengenal dirinya, keluarga, dan lingkungan sosialnya.

 

soal: Bentuk-bentuk akomodasi adalah?

jawaban:

Koersi/Coercion

Koersi atau pemaksaan adalah bentuk akomodasi yang menggunakan kekuatan atau ancaman kekerasan untuk mengakhiri konflik. Koersi biasanya melibatkan kekuatan dua pihak yang timpang, dimana pihak yang kalah harus memilih untuk memenuhi hal tertentu sebagai bentuk perdamaian atau pihak kalah tersebut akan dihilangkan.

Kompromi/Compromise

Kompromi bisa digambarkan oleh para pejuang yang memiliki kekuatan yang sama namun mereka meyakini tidak akan menang atas kelompok lain. Inilah yang membuat mereka membentuk akomodasi dengan menyetujui kompromi. Dalam kompromi tersebut biasanya masing-masing pihak akan membuat beberapa konsesi dan menghitung kembali tuntutan masing-masing.

Kompromi adalah bentuk akomodasi yang bisa menjadi penghibur bagi kekecewaan dengan setiap kelompok dapat mengidentifikasi bagiannya masing-masing. Kompromi juga terjadi karena setiap satu pihak merasakan dan memahami keadaan pihak lain.

Arbitrasi/Arbitration

Arbitrasi adalah akomodasi yang terjadi melibatkan pihak ketiga yang memiliki kewenangan secara hukum untuk menyelesaikan konflik antar kedua belah pihak. Arbitrasi merupakan metode penyelesian konflik yang diakui secara internasional.

Pihak ketiga biasanya dipilih oleh kedua pihak dan memiliki kedudukan yang lebih tinggi dibandingkan kedua belah pihak. Masih ingat pertikaian antara Valentino Rossi dan Marc Marquez? itu adalah contoh konflik yang menggunakan arbitrasi.

Konsiliasi/Conciliation

Konsiliasi sebenarnya hampir mirip dengan arbitrasi, dimana pihak-pihak yang bertikai menggunakan pihak ketiga. Bedanya konsiliasi biasanya menggunakan pihak ketiga yang secara sukarela membentu menyelesaikan permasalahan.

Konsiliator akan diminta oleh kedua pihak untuk menyediakan konflik dengan proposal penyelesaian non-mengikat. Konsiliator tersebut akan bersifat netral dan memang tidak boleh memihak pada salah satu pihak.

Mediasi/Mediation

Mirip dengan konsiliasi yang menggunakan pihak ketiga yang netral dalam menyelesaikan konflik. Perbedaannya pihak ketiga tidak berkewenangan memberi penyelesaian secara formal karena pihak ketiga hanya berlaku sebagai penasihat saja.

Mediator sebagai pihak ketiga biasanya tidak menggunakan proposal penyelesaian karena mereka hanya berperan sebagai penasihat.

Toleransi/Toleration

Toleransi adalah bentuk akomodasi dimana tidak ada bentuk penyelesaian konflik dengan perjanjian tapi hanya ada penghindaran konflik terbuka. Dalam toleransi tidak ada konsesi yang dibuat oleh salah satu pihak dan tidak ada perubahan dalam kebijakan dasar.

Toleransi melibatkan penerimaan pihak satu terhadap pihak lainnya dengan keadaan tertentu. Setiap pihak menyadari bahwa bahwa setiap kelompok memiliki tanggung jawab masing-masing. Saat ini toleransi merupakan bentuk akomodasi yang sangat dibutuhkan di Indonesia karena banyak kepentingan bisa merusak kebhinneka-an.

Konversi/Conversion

Konversi adalah bentuk akomodasi dimana satu pihak menyadari bahwa pihaknya salah dan pihak lebih benar saat terjadi konflik. Konversi dilakukan dengan melihat sesuatu dari sudut pandang yang lain dan mulai mengindentifikasi diri dengan sudut pandang yang baru.

Proses konversi biasanya akan mengadopsi cara yang dilakukan pihak lain dalam melakukan hal tertentu. Konversi bisa terjadi dalam politik, ekonomi dan bidang lainnya yang berkaitan dengan konflik.

Rasionalisasi/Rationalisation

Akomodasi yang menggunakan rasionalisasi biasanya melibatkan alasan/penjelasan yang masuk akal terhadap masalah yang menyebabkan konflik, bukan menghakimi kekurangan/kesalahan pihak lain.

Ajudikasi/Adjudication

Ajudikasi adalah bentuk akomodasi yang melibatkan pihak pengadilan untuk menyelesaikan konflik. Kedua pihak biasanya lebih memilih pengadilan sebagai pihak ketiga karena akan ada sidang yang akan memberikan jawaban tentang konflik yang terjadi.

Segregasi/Segregation

Bentuk akomodasi yang dilakukan kedua pihak dengan saling menghindari konflik antara kedua belah pihak. Sikap saling menghindari konflik ini bertujuan agar antara kedua pihak tidak terjadi konflik yang berkelanjutan. Segregasi ini dulu dilakukan warga kulit putih dengan warga kulit hitam semasa masih ada politik apartheid.

 

soal: apa yang dimaksud interaksi sosial

jawaban:

interaksi sosial adalah hubungan secara timbal balik antara manusia yang satu dengan manusia yang lain atau individu dengan individu, individu dengan kelompok atau kelompok dengan kelompok.

 

soal: sosiologi adalah?

jawaban:

osiologi adalah suatu bidang ilmu yang mempelajari mengenai manusia sebagai mahluk sosial dan interaksi antar manusia yang terjadi di dalam lingkungan masyarakat.

Ada juga yang mengatakan definisi sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang sifat, perilaku, dan perkembangan masyarakat. Jadi, yang dipelajari dalam sosiologi adalah perilaku sosial antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok.

 

soal: Berikut adalah faktor-faktor yang memengaruhi interaksi sosial, kecuali….

  1. sugesti
  2. empati
  3. toleransi
  4. identifikasi
  5. motivasi

jawaban:

toleransi

 

soal: Interaksi sosial asosiatif adalah bentuk interaksi sosial positif yang mengarah pada kesatuan dan kerjasama. Jelaskan jenis-jenis interaksi sosial asosiatif !

jawaban:

Kerja Sama

Ada beberapa jenis kerja sama, antara lain :

  • Gotong-royong, yakni kerja sama yang dilakukan oleh beberapa orang secara sukarela demi mencapai tujuan bersama.
  • Bargaining, yakni bentuk kerja sama dalam kegiatan perdagangan baik barang atau jasa

Kooptasi, yakni bentuk kerja sama dengan menerima unsur-unsur baru dalam ketatanegaraan atau suatu organisasi untuk menghindari adanya konflik.

  • Koalisi, yakni bentuk kerja sama antara dua organisasi atau lebih yang memiliki tujuan sama.
  • Joint-venture, yakni bentuk kerja sama dalam perusahaan proyek khusus, seperti pengeboran minyak dan perhotelan.

Akomodasi

Akomodasi adalah proses penyesuaian diri individu atau kelompok manusia yang dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi ketegangan.

Bentuk-bentuk dari akomodasi yakni sebagai berikut :

  • Koersi, yakni bentuk akomodasi yang berlangsung karena paksaan pihak yang kuat terhadap pihak yang lemah.
  • Kompromi, yakni bentuk akomodasi di mana pihak-pihak terlibat perselisihan saling meredakan tuntutan sehingga tercapai suatu penyelesaian bersama.
  • Arbitrase, yakni bentuk akomodasi yang terjadi jika pihak yang berselisih tidak bisa berkompromi sendiri, sehingga mengundang pihak ketiga yang netral untuk menyelesaikannya.
  • Mediasi, yakni bentuk akomodasi yang terjadi dengan mendatangkan pihak ketiga sebagai penengah atau juru damai.
  • Konsiliasi, yakni bentuk akomodasi berupa upaya mempertemukan keinginan pihak-pihak yang berselisih untuk tercapainya suat persetujuan bersama.
  • Toleransi, yakni bentuk akomodasi tanpa adanya persetujuan resmi.
  • Stalemate, yakni bentuk akomodasi saat kelompok yang terlibat pertentangan memiliki kekuatan seimbang, sehingga konflik akan berhenti dengan sendirinya.

Akulturasi

Akulturasi yakni penerimaan unsur-unsur baru menjadi kebudayaan baru tanpa menghilangkan unsur-unsur yang lama, sehingga terjadi perpaduan dua kebudayaan dalam satu waktu.

Asimilasi

Asimilasi adalah usaha-usaha untuk meredakan perbedaan antar individu atau antar kelompok guna mencapai satu kesepakatan berdasarkan kepentingan dan tujuan bersama.

 

soal: Jelaskan definisi beberapa jenis kompetisi di bawah ini :

  1. kerukunan
  2. bargaining
  3. kooptasi
  4. koalisi
  5. joint venture

jawaban:

  1. Kerukuran atau gotong royong, yakni bentuk kerja sama yang dilakukan secara sukarela demi mengerjakan pekerjaan-pekerjaan tertentu yang berkaitan langsung dengan orang-orang yang terlibat dalam gotong royong.

kerukunan: kerukunan dalam kerja sama mencakup kehidupan gotongroyong dan tolongmenolong antarsesama warga masyarakat

  1. Bargaining, yakni bentuk kerja sama berupa kegiatan perjanjian pertukaran barang ataupun jasa dua organisasi ataupun lebih

bargaining: bargaining adalah pelaksanaan perjanjian mengenai pertukaran barang dan jasa antara dua orang atau lebih

  1. Kooptasi, yakni bentuk kerja sama berupa prosedur penerimaan unsur-unsur baru di kepemimpinan dan pelaksanaan ketatanegaraan organisasi guna menghindari adanya konflik.

kooptasi: kooptasi adalah suatu proses penerimaan unsur2 baru dalam kepemimpinan atau pelaksanaan politik dari suatu organisasi untuk menghindari terjadinya kegoncangan dalam stabilitas organisasi yang bersangkutan

  1. Koalisi, yakni bentuk kerja sama berupa kombinasi dua organisasi atau lebih yang memiliki tujuan yang sama.

koalisi: koalisi adalah gabungan antara dua organisasi atau lebih yang mempunyai tujuan yang kuat

e.Joint-venture, yakni bentuk kerja sama dalam perusahaan proyek khusus, seperti pengeboran minyak dan perhotelan.

joint venture: joint venture adalah bentuk. kerjasama dalam suatu proyek2 tertentu dengan perjanjian keuntungan menurut proporsi2 tertentu

 

soal: Sebutkan beberapa konsep dasar sosiologi menurut Para Sosiolog!

jawaban:

  1. Auguste Comte

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari manusia sebagai makhluk yang mempunyai naluri untuk senantiasa hidup bersama dengan sesamanya.

  1. Emile Durkheim

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari fakta sosial. Fakta sosial merupakan cara bertindak, berpikir, dan berperasaan yang berada di luar individu, serta mempunyai kekuatan memaksa dan mengendalikan.

  1. Max Weber

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tindakan sosial. Tindakan sosial adalah tindakan yang dilakukan dengan mempertimbangkan dan berorientasi pada perilaku orang lain.

  1. Pitirim A. Sorokin

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari mengenai:

1) Hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala sosial, misalnya antara gejala ekonomi dan agama, keluarga dan moral, hukum dan ekonomi, gerak masyarakat dan politik, dan sebagainya.

2) Hubungan dan saling pengaruh antara gejala-gejala sosial dan gejala-gejala nonsosial, misalnya gejala geografis, biologis, dan sebagainya.

3) Ciri-ciri umum semua jenis gejala sosial.

 

soal: dampak positif globalisasi?

jawaban:

  1. Perubahan Tata Nilai dan Sikap

Adanya globalisasi dalam budaya menyebabkan pergeseran nilai dan sikap

masyarakat yang semua irasional menjadi rasional. Globalisasi juga mendukung meningkatnya pembelajaran mengenai tata nilai sosial budaya, cara hidup, pola pikir yang baik, maupun ilmu pengetahuan dan teknologi dari bangsa lain yang telah maju.

  1. Berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi

lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju.

  1. Tingkat Kehidupan yang lebih Baik

Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih merupakan salah satu usaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat

  1. Penguatan Supremasi Hukum dan Perlindungan HAM

Globalisasi dapat mendukung kehidupan bangsa Indonesia melalui penguatan supremasi hukum, demokratisasi, dan tuntutan terhadap dilaksanakannya hak-hak asasi manusia.

Globalisasi juga mendukung peningkatan regulasi hukum dan pembuatan peraturan perundang-undangan yang memihak dan bermanfaat untuk kepentingan rakyat banyak. Globalisasi juga memengaruhi penguatan tuntutan terhadap tugas-tugas penegak hukum yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

  1. Adaptasi Etos Kerja dan Kemandirian

Globalisasi bidang sosial budaya dapat mendukung adaptasi peningkatan etos kerja yang tinggi, suka bekerja keras, disiplin, mempunyai jiwa kemandirian, rasional, sportif, dan lain-lain.

  1. Perluasan Peluang Pasar Perdagangan Luar Negeri

Liberalisasi perdagangan barang, jasa layanan, dan komoditas lain melalui globalisasi di bidang ekonomi sektor perdagangan memberi peluang kepada Indonesia untuk ikut bersaing di pasar perdagangan luar negeri, terutama hasil pertanian, hasil laut, tekstil, dan bahan tambang.

  1. Operasi Produksi Perusahaan Asing di Indonesia

Globalisasi bidang ekonomi sektor produksi menyebabkan munculnya kecenderungan perusahaan asing memindahkan operasi produksiperusahaannya ke negara-negara berkembang dengan pertimbangan keuntungan geografis. Di satu sisi, dampak globalisasi ini membuka lapangan kerja pagi penduduk.

 

soal: Tahapan awal terbentuknya keteraturan sosial adalah?

jawaban:

1.Tertib Sosial

Tertib sosial adalah kondisi keharmonisan yang terbentuk akibat masyarakat yang berdampingan dengan norma. Kondisi ini dapat tercipta dengan adanya dan berfungsinya norma dalam kehidupan masyarakat. Masyarakat juga mendukung sepenuhnya norma tersebut. Ciri-cirinya tertib sosial yaitu

1.Adanya keselarasan antar anggota masyarakat

2.Terdapat norma yang berfungsi di dalam masyarakat

3.Masyarakat dalam komponen individu mengetahui dan memahami norma

2.Order

Order adalah kondisi dimana norma yang dipatuhi dan dijalankan sepenuhnya oleh masyarakat. Kondisi ini menciptakan masyarakat sadar hukum. Contohnya yaitu

  • Masyarakat yang menggunakan helm ada saat berkendara
  • Tidak membuang sampah sembarangan

3.Keajegan

Keajegan adalah kelanggengan atau keteraturan sosial yang terjadi terus-menerus. Keajegan ini dapat terjadi jika masyarakat mampu menjaga order yang ada di tengah masyarakat.

  1. Pola

Pola adalah interaksi sosial yang lebih baku dimana polanya lebih kuat dibandingkan keajegan.

 

soal: Jelaskan konsep masyarakat menurut para ahli :

  1. Koentjaraningrat (1985)
  2. Ralph Linton
  3. Paul B. Horton

jawaban:

  1. Koentjaraningrat (1985)

Menjelaskan bahwa masyarakat merupakan kesatuan hidup manusia yang melakukan interaksi menurut suatu sistem adat-istiadat tertentu dimana memiliki sifat kontinu serta terikat oleh rasa identitas bersama.

  1. Ralph Linton

Seperti yang dikutip oleh Soerjono Soekanto (1989) menafsirkan bahwa masyarakat merupakan kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerja sama sehingga mereka mampu mengorganisasikan dirinya sebagai sebuah kesatuan dengan batas-batas tertentu.

  1. Paul B. Horton

Berpendapat bahwa masyarakat merupakan sekumpulan manusia yang secara relatif hidup mandiri bersama-sama dalam waktu yang cukup lama, mendiami suatu wilayah tertentu, berkebudayaan yang sama serta melakukan sebagian besar kegiatan dalam kelompok itu.

 

soal: Jelaskan hubungan sosiologi dengan ilmu sosial lain :

  1. Ilmu antropologi
  2. Ilmu sejarah
  3. Ilmu politik
  4. Ilmu ekonomi

jawaban:

  1. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Antropologi

Objek kajian sosiologi adalah masyarakat. Masyarakat selalu berkebudayaan.

Masyarakat dan kebudayaan tidak sama, tetapi berhubungan sangat erat.

Masyarakat menjadi kajian pokok sosiologi dan kebudayaan menjadi kajian pokok

antropologi. Jika diibaratkan sosiologi merupakan tanah untuk tumbuhnya

kebudayaan. Kebudayaan selalu bercorak sesuai dengan masyarakat.

  1. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Sejarah

Salah satu metode yang digunakan dalam sosiologi adalah metode historis. Dalam hal ini para sosiolog selalu memberikanpersoalan sejarah kepada ahli sejarah sehingga ilmu sejarah dipengaruhi oleh perkembangan sosiologi. Oleh karena itu antara sejarah dan sosiologi mempunyai pengaruh timbal balik. Keduanya mempelajari kejadian dan hubungan yang dialami masyarakat/manusia.

Jawaban terverifikasi

  1. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Politik

Ilmu politik mempelajari satu sisi kehidupan masyarakat yang menyangkut soal

kekuasaan meliputi upaya memperoleh kekuasaan, mempertahankan kekuasaan, dan bagaimana menghambat penggunaan kekuasaan.

  1. Hubungan Sosiologi dengan Ilmu Ekonomi

Ilmu ekonomi mempelajari usaha-usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan

yang beraneka ragam dengan keterbatasan barang dan jasa yang tersedia.

Misalnya ilmu ekonomi berusaha memecahkan persoalan yang timbul karena

tidak seimbangnya persediaan pangan dengan jumlah penduduk, serta

mempelajari usaha menaikkan produksi guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Adapun sosiologimempelajari unsur-unsur kemasyarakatan secara keseluruhan. Sosiologi mempelajari bagaimana manusia berinteraksi, bekerja sama, bersaing dalam upaya-upaya pemenuhan kebutuhan.

 

soal: Sosiologi mempunyai tujuan pokok meningkatkan kemampuan manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya. Apa saja fungsi/kegunaan sosiologi.

jawaban:

  1. fungsi sosiologi dalam perencanaan sosial

perencanaan sosial merupakan kegiatan untuk mempersiapkan masa depan individu di masyarakat. tujuannya untuk mengatasi kemungkinan munculnya Masa masalah saat terjadinya perubahan.

  1. fungsi sosiologi dalam penelitian

fungsi sosiologi dalam penelitian merupakan suatu usaha untuk meningkatkan ilmu. dalam sosiologi, berita yang berguna untuk memberikan gambaran mengenai kehidupan masyarakat. kegiatan penelitian dalam sosiologi, biasanya mengkaji berbagai gejala yang ada di masyarakat. seperti cara untuk mencegah kenakalan remaja dan mengatasi masalah pengangguran, ataupun meningkatkan rasa solidaritas antar warga yang semakin memudar.

  1. fungsi sosiologi dalam pembangunan

pembangunan dengan perubahan yang dilakukan dengan terencana dan terarah. proses pembangunan bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, baik secara spiritual maupun material.

  1. fungsi sosiologi dalam pemecahan masalah

di sini saya akan menjelaskan mengenai masalah, masalah adalah keadaan yang dianggap sebagai suatu kesulitan yang perlu diselesaikan. masalah muncul karena adanya kesenjangan antara harapan dan kenyataan. masalah sosial yang ada di masyarakat berkaitan dengan nilai-nilai dalam lembaga kemasyarakatan.

 

soal: Pengertian ciri-ciri sosiologi bersifat empiris, teoritis, kumulatif dan non etis ?

jawaban:

1.Sosiologi bersifat empiris

Sosiologi bersifat empiris artinya sikap sosiologi mendasar pada observasi dan akal sehat yang hasilnya tidak bersifat spekulatif. Sosiologi adalah ilmu nyata yang didasarkan pada fakta yang logis, bukan ilmu imajinasi atau khayalan,

2.Sosiologi bersifat teoritis

Artinya sosiologi merupakan ilmu yang disusun berdasarkan data serta hasil observasi yang akurat. Ilmu sosial ini digunakan dengan selalu berusaha menyusun abstraksi yang telah tersusun secara logis, bertujuan untuk menjalankan hubungan sebab akibat, dan akhirnya menjadi teori.

Pada intinya, ciri teoritis menekankan hubungan sebab akibat dari gejala sosial di masyarakat. Ciri ini juga memfokuskan pada penyusunan abstraksi yang merupakan kerangka dari susunan berbagai unsur logis.

3.Sosiologi bersifat kumulatif

Artinya sosiologi disusun atas dasar teori yang telah ada, kemudian diperbaiki, dan diperluas untuk memperkuat teori terdahulu. Kata lainnya, teori sosiologi selalu dapat diperiksa dan ditelaah dengan kritis oleh pihak yang ini mengetahuinya atau bersifat obyektif.

4.Sosiologi bersifat non-etis

Artinya pembahasan masalah dalam sosiologi, tidak memperdebatkan baik atau buruknya. Namun, lebih berfokus pada penjelasan secara mendalam tentang bagaimana permasalahan itu dapat terjadi di lingkungan sosial.

 

soal: Sebutkan dan jelaskan hakikat-hakikat Ilmu Sosiologi !

jawaban:

  1. Sosiologi merupakan Ilmu Sosial, Bukan Ilmu Pengetahuan Alam, juga bukan Ilmu Kerohanian. Perbedaan Sosiologi dengan ilmu diatas adalah pada isinya, Sosiologi berisi tentang kemasyarakatan, berbeda dengan biologi tentang tumbuhan, astronomi tentang ruang angkasa, dan tentu berbeda dengan ilmu lainnya.
  2. Sosiologi Termasuk ilmu Pengetahuan yang Kategoris, bukan normatif. Artinya sosiologi membatasi pembahasan pada apa yang sedang terjadi, bukan pada apa yang akan terjadi, juga bukan pada sesuatu yang seharusnya terjadi. Sosiologi merupakan ilmu bebas nilai, karena tidak mempertimbangkan baik buruknya suatu fakta.
  3. Sosiologi Adalah Ilmu Pengetahuan Murni (Pure Science), Bukan Ilmu pengetahuan terapan (applied Science). Artinya Sosiologi merupakan suatu ilmu yang bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan mutunya tanpa dipergunakan dalam masyarakat. Dalam Penerapannya, Ilmu Pengetahuan terbagi menjadi dua, yaitu Murni dan Terapan. Ilmu Pengetahuan murni adalah ilmu pengetahuan yang bertujuan untuk mengembangkan dan membentuk ilmu pengetahuan secara abstrak dengan mempertinggi mutunya tanpa digunakan secara langsung dalam kehidupan. Sedangkan Ilmu Pengetahuan Terapan adalah Ilmu yang bertujuan untuk diterapkan dan dipergunakan dalam kehidupan.
  4. Sosiologi merupakan Ilmu Pengetahuan yang Abstrak. Artinya Sosiologi

melakukan pengamatan terhadap bentuk dan pola yang terjadi dalam masyarakat, bukan merupakan wujud konkret.

  1. Sosiologi adalah ilmu yang rasional, dan terkait dengan metode yang

digunakannya. Artinya Sosiologi tidak berlawanan dengan akal sehat dan kenyataan yang ada, serta dalam penelitiannya menggunakan metode-metode sosiologi.

  1. Sosiologi Termasuk Ilmu Pengetahuan Umum, Bukan Ilmu Pengetahuan Khusus. Artinya Sosiologi mempelajari gejala umum yang terjadi pada objek studinya yaitu

masyarakat. Gejala umum yang dipelajari lebih ditekankan pada interaksi yang terjadi.

 

soal: Jelaskan apa yang dimaksud dengan lembaga sosial dan kemukakan contohnya!

jawaban:

Lembaga sosial adalah prosedur atau tata cara yang telah diciptakan untuk mengatur hubungan antarmanusia yang tergabung dalam suatu kelompok masyarakat. Lembaga sosial adalah himpunan norma-norma dari segala tingkatan yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok dalam kehidupan masyarakat

contohnya

  1. Lembaga Keluarga

Keluarga disebut lembaga karena dalam keluarga terdapat aturan-aturan yang harus dipatuhi oleh seluruh anggota, misalnya aturan larangan pulang malam bagi semua anak-anak. secara pengertian keluarga adalah kesatuan (masyarakat) yang terkecil.

Di bawah ini adalah beberapa fungsi dari lembaga keluarga:

Fungsi reproduksi

Fungsi sosialisasi

Fungsi afeksi (kasih sayang)

Fungsi ekonomi

Fungsi pengawasan sosial

Fungsi proteksi (perlindungan)

Fungsi pemberian status

  1. Lembaga Agama

Lembaga agama merupakan sistem keyakinan dan praktik keagaman dalam masyarakat. Agama itu sendiri adalah ajaran, sistem, yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia.

Adapun beberapa fungsi lembaga agama:

Sumber pedoman hidup bagi individu maupun kelompok.

Merupakan tuntutan tentang prinsip benar atau salah untuk menghindari perilaku menyimpang, seperti membunuh.

Pedoman perasaan keyakinan (confidence). Siapa pun yang berbuat baik maka akan mendapat pahala dari Tuhan.

Pedoman keberadaan (existence). Keberadaan alam semesta dengan segala isinya termasuk di dalam manusia harus disikapi rasa syukur dan ikhlas.

Pengungkapan keindahan (estetika). Manusia yang suka akan keindahan dapat mengekspresikan rasa estetika dengan membangun rumah ibadah dan hal-hal lain berkaitan dengan kepercayaan.

Memberikan identitas kepada manusia sebagai bagian dari suatu agama, misal sebagai umat Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dan Khong Hu Chu.

  1. Lembaga Ekonomi

Mengapa masyarakat membutuhkan lembaga ekonomi? Lembaga ekonomi didirikan untuk mengatur kegiatan ekonomi di masyarakat meliputi produksi, distribusi, dan konsumsi. Kegiatan ekonomi di antaranya perdagangan, ketenagakerjaan, dan juga transaksi jual beli.

Contoh dari lembaga ekonomi adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Swasta (BUMS), dan perusahaan.

Untuk lebih jelasnya, kita akan lihat beberapa fungsi dari lembaga ekonomi seperti berikut:

Lembaga ekonomi memberi pedoman pertukaran barang

Lembaga ekonomi memberi pedoman tentang ketenagakerjaan.

Lembaga ekonomi memberi pedoman tentang cara mendapatkan barang atau bahan baku

Lembaga ekonomi memberi pedoman tentang harga jual barang di pasar.

  1. Lembaga Pendidikan

Lembaga pendidikan adalah lembaga yang bertanggung jawab atas terselenggaranya pendidikan di masyarakat. Lembaga pendidikan sangat penting untuk terus dipelihara oleh masyarakat karena fungsinya yang sangat penting.

 

Demikian pembahasan soal soal pelajaran sosiologi, semoga dapat mudah dipahami dan mudah di mengerti. Apabila ada pertanyaan dapat dilayangkan melalui komentar dibawah ini. Salam sukses selalu

 

 

 

Leave a Comment