Pada 1980-an Dan 2008-2009 Indonesia Bisa Melakukan Berswasembada Beras. Namun, Beberapa Tahun Terakhir Pemerintah Malah Perlu Mengimpor Pasokan Beras Dalam Menjaga Stabilitas Harga Beras. Bulog Yang Diberi Peran Dalam Menjaga Stok Pangan Terutama Beras, Biasanya Menjaga Cadangan Beras Antara 1,5 Ton Sampai 2 Ton Dengan Membeli Beras Dari Penghasil Domestik Dan Eksportir Asing.

Halo kawan kawan,

Mari kita bahas soal berikut ini

 

Soal:

Pada 1980-an dan 2008-2009 Indonesia bisa melakukan berswasembada beras. Namun, beberapa tahun terakhir Pemerintah malah perlu mengimpor pasokan beras dalam menjaga stabilitas harga beras. Bulog yang diberi peran dalam menjaga stok pangan terutama beras, biasanya menjaga cadangan beras antara 1,5 ton sampai 2 ton dengan membeli beras dari penghasil domestik dan eksportir asing.

Sampai di sini, timbul pertentangan dari hal swasembada dan mengimpor kebutuhan pokok tadi. Padahal, lahan pertanian kita melimpah, bagaimana cara menjaga ketahanan pangan, dalam rangka menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok semata . Karena pasti akan melebar jika menjelaskan teknis pertanian secara khusus. Dan pemerintah juga telah mendata kebutuhan pokok apa saja yang paling penting untuk diupayakan. Jika selama ini beras, minyak goreng, daging sapi, teh, gula, dan garam. Ke depan, harus ada penambahan jenis kebutuhan pokok yang bisa dimanja kepada masyarakat dan hal tersebut harus didapat dari apa yang memang masyarakat butuhkan saat ini.

Cara pertamanya memastikan pasokan kebutuhan barang pokok yang telah ditetapkan terse but, yakni dengan cara menggenjot produksi pertanian dalam negeri, terutama produksi beras, tebu, garam, dan produk pertanian lainnya. Swasembada padi misalnya, yang pernah tercapai bisa menjadi penyemangat mewujudkannya dengan mendorong inovasi teknologi dan menyediakan pupuk bersubsisdi, dan berusaha mengurangi konsumsi beras masyarakat melalu kampanye makanan pengganti beras. Bisa mengganti beras dengan gandum, ubi, jagung atau singkong kepada masyarakat. Upaya lain tentu, pemerintah bisa memberikan anggaran lebih yang diambil dari subsidi bahan bakar, dalam pembangunan infrastruktur pertanian/peternakan dan perkebunan seperti irigasi, benih, pupuk dan mesin pertanian pada daerah yang menjadi lumbung pangan. Dan tentu juga kesiapan SDM sarjana pertanian/peternakan/perikanan untuk terjun di bidangnya, yang kini cenderung bekerja ke bidang yang lain.

Kedua, menjaga pasokan bisa juga dilakukan dengan cara mengimpor kebutuhan pokok itu . Hal ini pasti menarik karena akan terjadi kontroversi. Namun semua upaya ini dilakukan, tentu bertujuan menekan lonjakan harga akibat faktor lain dalam produksi pertanian kita. Seperti pencegahan risiko gagal panen akibat hama dan musibah bencana alam.

9. Berdasarkan bacaan di atas, pernyataan yang tidak benar adalah …
(A) Cara untuk menjaga ketahanan pangansalah satunya menggenjot produksi pertanian dalam negeri.
(B) Salah satu upaya swasembada padi berusaha mengurangi konsumsi beras.
(C) Mengganti beras dengan gandum, ubi, jagung atau singkong adalah langkah untuk mengurangi konsumsi beras.
(D) Mengimpor kebutuhan pokok adalah salah satu cara menjaga ketahanan pangan .
(E) Mengekspor beras bertujuan menekan lonjakan harga akibat gagal panen.

Jawaban:

Jawaban yang tepat adalah pilihan A.

Penjelasan:

Pernyataan yang tidak sesuai dengan isi teks merupakan pernyataan yang memiliki makna yang berbeda dengan teks atau tidak terdapat di dalam teks. Perbedaan atau pertentangan tersebut terdapat baik secara tersirat maupun tersurat bergantung dari makna kalimat yang dihasilkan. Kesesuaian pernyataan dapat ditentukan dengan membandingkan antara opsi dan teks yang tertera.

Teks tersebut membahas mengenai swasembada beras yang dilakukan Indonesia. Pernyataan yang tidak sesuai dengan teks tersebut adalah “Mengimpor kebutuhan pokok adalah salah satu cara menjaga ketahanan pangan.” Hal tersebut bertentangan dengan kalimat “Namun, beberapa tahun terakhir Pemerintah malah perlu mengimpor pasokan beras dalam menjaga stabilitas harga beras.” yang menyebutkan mengimpor beras merupakan cara menjaga stabilitas pangan bukan ketahanan pangan.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan A.
 

Semoga jawaban dan penjelasan diatas dapat membantu kawan belajar ya. apabila ada pertanyaan silakan berkomentar dibawah ini.

 

Salam sukses selalu

 

Leave a Comment