Para Pengamat Ekonomi Semakin Gencar Menyoroti Utang Luar Negeri Indonesia. Hal Itu Karena Pada Periode Kuartal I Tahun 2019, Utang Negara Meningkat 7,9% Dibandingkan Periode Yang Sama Tahun Lalu. Nilai Utang Luar Negeri (uln) Indonesia Kini Menembus Angka Rp5.608, 18 Triliun Atau Setara Dengan Us$387,6 Miliar. Pemerintah Menganggap Utang Tersebut Masih Dalam Batas Aman Mengingat Masih Tingginya Kemampuan Indonesia Membayar Utang. Di Lain Pihak, Para Pengamat Menganggap Utang Tersebut Sangat Membebani Perekonomian Negara. Meskipun Jumlahnya Cenderung Rendah, Beban Pembayaran Bunga Utang Terhadap Apbn Terus Meningkat. Bahkan Belanja Untuk Pembayaran Bunga Utanglah Yang Tumbuh Paling Tinggi Daripada Belanja Modal Ataupun Belanja Sosial Selain Itu, Surat Utang Negara Sebagian Besar Dimiliki Oleh Investor Asing. Akibatnya, Dana Pembayaran Bunga Beredar Di Luar Negeri Sehingga Perekonomian Indonesia Sangat Rentan Akan Gejolak Eksternal.

Halo kawan kawan,

Mari kita bahas soal berikut ini

 

Soal:

Para pengamat ekonomi semakin gencar menyoroti utang luar negeri Indonesia. Hal itu karena pada periode kuartal I tahun 2019, utang negara meningkat 7,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Nilai utang luar negeri (ULN) Indonesia kini menembus angka Rp5.608, 18 Triliun atau setara dengan US$387,6 Miliar. Pemerintah menganggap utang tersebut masih dalam batas aman mengingat masih tingginya kemampuan Indonesia membayar utang. Di lain pihak, para pengamat menganggap utang tersebut sangat membebani perekonomian negara. Meskipun jumlahnya cenderung rendah, beban pembayaran bunga utang terhadap APBN terus meningkat. Bahkan belanja untuk pembayaran bunga utanglah yang tumbuh paling tinggi daripada belanja modal ataupun belanja sosiaL Selain itu, surat utang negara sebagian besar dimiliki oleh investor asing. Akibatnya, dana pembayaran bunga beredar di luar negeri sehingga perekonomian Indonesia sangat rentan akan gejolak eksternal.

Bagaimanapun, Indonesia perlu menyediakan berbagai infrastruktur untuk penduduk yang jumlahnya semakin bertambah. Selain itu, Indonesia juga harus terus berupaya mengurangi kemiskinan dan mengimbangi arus modernisasi globaL Kondisi APBN dengan defisit yang cukup besar menyebabkan negara selalu kekurangan dana untuk membiayai semua kebutuhan tersebut. Hal itulah yang kemudian menyebabkan semakin dibutuhkannya pinjaman luar negeri. Akibatnya, utang luar negeri Indonesia pun terus mengalami peningkatan setiap tahun. Data tren kenaikan utang luar negeri Indonesia tahun 2016-2019 disajikan pada gambar 2.

(Diadaptasi dari www.akurat.co dan www.katadata.co.id)

8. Berdasarkan paragmf 1, manakah di bawah ini pernyataan yang BENAR?
A. Utang luar negeri Indonesia sudah tidak dapat dilunasi.
B. Utang luar negeri Indonesia sudah bernilai miliaran rupiah.
C. Utang luar negeri Indonesia membebani anggaran negara.
D. Utang luar negeri Indonesia mendapat perhatian pemerintah dunia.
E. Utang luar negeri Indonesia tidak mengalami peningkatan signifikan.

Jawaban:

Jawaban yang benar adalah C. Utang luar negeri Indonesia membebani anggaran negara.

Penjelasan:

Pernyataan yang sesuai isi teks adalah pernyataan yang terdapat atau berkesesuaian dengan paragraf. Pernyataan tersebut bisa secara tersurat (tertulis di teks) maupun tersirat (tidak tertulis; sesuai secara makna).

Cara menentukan pernyataan yang benar, di antaranya:
1. Membaca teks atau tulisan dengan cermat dan seksama.
2. Berupaya memahami isi bacaan dengan benar baik yang tersirat maupun yang tersurat.
3. Temukan pokok-pokok informasi yang terangkum dalam rumus 5W+1H tersebut.

Berdasarkan paragraf 1, pernyataan yang benar adalah “Utang luar negeri Indonesia membebani anggaran negara.” Hal tersebut sesuai dengan kalimat “Di lain pihak, para pengamat menganggap utang tersebut sangat membebani perekonomian negara.”

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan C.
 

Semoga jawaban dan penjelasan diatas dapat membantu kawan belajar ya. apabila ada pertanyaan silakan berkomentar dibawah ini.

 

Salam sukses selalu

 

Leave a Comment