Perkembangan Teknologi Telah Mengubah Sebagian Besar Kehidupan Manusia, Termasuk Bisnis. Lnovasi Teknologi Finansial Dimulai Dari Dunia Perbankan Dengan Munculnya Core Banking System (cbs), Aplikasi Yang Merupakan Jantung Dari Sistem Perbankan. Perkembangan Teknologi Finansial Merambah Kepada Klien Dengan Munculnya Perusahaan Start-up Dan High-tech Yang Menciptakan Inovasi-inovasi Teknologi Finansial. Teknologi Inilah Yang Selanjutnya Dikenal Dengan Nama Fintech (financial Technology).

Halo kawan kawan,

Mari kita bahas soal berikut ini

 

Soal:

Perkembangan teknologi telah mengubah sebagian besar kehidupan manusia, termasuk bisnis. lnovasi teknologi finansial dimulai dari dunia perbankan dengan munculnya Core Banking System (CBS), aplikasi yang merupakan jantung dari sistem perbankan. Perkembangan teknologi finansial merambah kepada klien dengan munculnya perusahaan start-up dan high-tech yang menciptakan inovasi-inovasi teknologi finansial. Teknologi inilah yang selanjutnya dikenal dengan nama Fintech (Financial Technology).

Fintech dapat memengaruhi banyak bisnis, mulai dari e-commerce, hotel dan pariwisata, asuransi, properti, dan banyak lagi. Sepanjang bisnis membutuhkan pelayanan electronic money, virtual account, agregator, lending, crowdfunding, dan lainnya, maka bisnis dapat mengambil banyak keuntungan melalui Fintech. lni adalah kesempatan yang bagus. Pengguna di lahan bisnis ini masih sedikit dan masih dianggap tren yang baru berkembang.

Dewasa ini, perkembangan Fintech di Indonesia makin pesat, terbukti dengan munculnya banyak perusahaan startup berbasis Fintech beberapa tahun terakhir ini. Fintech startup mulai menempati bagian besar di industri startup Indonesia. Beberapa Fintech Indonesia beserta statistik penggunanya dapat dilihat pada tabel berikut.

Pangsa pasar uang elektronik melonjak cukup siginifikan. Nilai transaksi melonjak dari Rp14,4 triliun pada 2017 menjadi Rp47,2 triliun pada 2018. Jumlah transaksi juga meningkat tajam dari 943,3 juta transaksi pada tahun 2017 menjadi 2,9 miliar transaksi pad a tahun 2018. Melihat potensi Fintech yang begitu besar, beberapa BUMN membentuk satu merek pembayaran digital BUMN, yakni LinkAja.

LinkAja akan dioperasikan oleh PT Fintek Karya Nusantara (Finarya). Finarya merupakan perusahaan yang dibentuk oleh tujuh BUMN, yakni Telkomsel, Bank BRI, Bank BNI, Bank BTN, Bank Mandiri, Pertamina, dan Jiwasraya. Kepemilikan saham dapat dilihat pada grafik berikut.

8. Berdasarkan paragraf 2, simpulan yang TIDAK benar adalah?
(A) Bisnis yang membutuhkan pelayanan virtual account dapat mengambil keuntungan dari Fintech.
(B) Bisnis yang membutuhkan pelayanan agregator dapat mengambil keuntungan dari Fintech.
(C) Bisnis yang membutuhkan pelayanan crowdfunding dapat mengambil keuntungan dari Fintech.
(D) Bisnis yang membutuhkan pelayanan lending dapat mengambil keuntungan dari Fintech.
(E) Bisnis yang membutuhkan pelayanan e-commerce dapat mengambil keuntungan dari Fintech.

Jawaban:

Jawaban yang benar adalah E

Pernyataan benar merupakan pernyataan yang sesuai dengan teks, sedangkan pernyataan salah adalah pernyataan yang tidak sesuai dengan teks.

Berdasarkan paragraf kedua kalimat kedua dapat diketahui bahwa, bisnis dapat mengambil keuntungan dari Fintech apabila membutuhkan pelayanan berikut:
1. Virtual account
2. Agregator
3. Crowdfunding
4. Lending

Jadi, jawaban yang tepat adalah E. Bisnis yang membutuhkan pelayanan e-commerce dapat mengambil keuntungan dari Fintech.

 

Semoga jawaban diatas dapat membantu kawan belajar ya. apabila ada pertanyaan silakan berkomentar dibawah ini.

 

Salam sukses selalu

 

Leave a Comment