Tragedi “trisakti” Tanggal 12 Mei 1998 Yang Menewaskan 4 Mahasiswa Menimbulkan Gelombang Demonstrasi Di Seluruh Kota Jakarta Dengan Salah Satunya Menduduki Gedung Mpr-dpr. Adapun Dampak Pendudukan Gedung Mpr-dpr Adalah ….

Halo kawan kawan,

Mari kita bahas soal berikut ini

 

Soal:

tragedi “trisakti” tanggal 12 mei 1998 yang menewaskan 4 mahasiswa menimbulkan gelombang demonstrasi di seluruh kota jakarta dengan salah satunya menduduki gedung mpr-dpr. adapun dampak pendudukan gedung mpr-dpr adalah ….
a. presiden soeharto bersedia melakukan dialog dengan kaum demonstran untuk mendapat solusi terbaik dalam mengatasi krisis moneter.
b. abri mencabut dukungannya terhadap pemerintahan soeharto dan berbalik memihak mahasiswa agar situasi dapat cepat terkendali.
c. presiden soeharto mengumumkan negara dalam keadaan darurat politik dengan didudukinya gedung sebagai simbol parlemen rakyat.
d. ketua mpr harmoko mengultimatum presiden soeharto agar mengundurkan diri tanggal 20 mei 1998 atau dpr/mpr akan terpaksa memilih presiden baru.
e. presiden soeharto menghindar dan pergi ke luar jakarta dengan memberikan mandat kepada jenderal wiranto untuk mengatasi situasi tersebu

Jawaban:

Jawaban yang tepat adalah D. Ketua MPR Harmoko mengultimatum Presiden Soeharto agar mengundurkan diri tanggal 20 mei 1998 atau DPR/MPR akan terpaksa memilih presiden baru

Penjelasan:

Pada tanggal 12 Mei 1998 terjadi peristiwa Trisakti yang menewaskan 4 orang mahasiswa dari kampus Trisaksi. Peristiwa terjadi ketika mereka sedang melakukan demonstrasi di Gedung MPR, hinga akhirnya ada peristiwa penembakan yang menewaskan Elang Mulia Leksmana, Hafidin Royan, Heri Hartanto, dan Hendriawan Sie. Penembakan ini akhirnya memicu aksi demonstrasi yang lebih besar lagi diberbagai daerah di Indonesia, seperti di Solo, Surabaya, Yogyakarta, Lampung, hingga Palembang. Hingga pada 19 Mei 1998 ribuan mahasiswa menduduki gedung MPR/DPR Jakarta. Kemudian pada 20 Mei 1998, Harmoko yang juga merupakan ketua partai Golkar, meminta agar Soeharto sebaiknya mengundurkan diri pada 22 Mei 1998 atau MPR/DPR akan terpaksa memilih presiden baru. Akhirnya pada 21 Mei 1998, Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya pada pada pukul 09.00 WIB.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D. Ketua MPR Harmoko mengultimatum Presiden Soeharto agar mengundurkan diri tanggal 20 mei 1998 atau DPR/MPR akan terpaksa memilih presiden baru
 

Semoga jawaban dan penjelasan diatas dapat membantu kawan belajar ya. apabila ada pertanyaan silakan berkomentar dibawah ini.

 

Salam sukses selalu

 

Leave a Comment